<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112065">
 <titleInfo>
  <title>STRUKTUR KOMUITAS COPEPODA DI PERAIRAN ALUE NAGA, KECAMATAN SYIAH KUALA, KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FARAZILA NINGTIAS MANURUNG</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perairan Alue Naga merupakan salah satu kawasan wisata dengan berbagai aktivitas masyarakat seperti kegiatan memancing, penangkapan ikan serta aktivitas budidaya tiram. Aktivitas-aktivitas tersebut dapat mempengaruhi keberadaan Copepoda. Copepoda memiliki peranan penting dalam ekosistem pelagis yaitu sebagai penghubung antara fitoplankton dengan konsumen tingkat tinggi sehingga, kelimpahan ikan pada perairan dapat dipengaruhi oleh keberadaan Copepoda. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis struktur komunitas Copepoda yang meliputi kepadatan, keseragaman serta pola penyebaran distribusi Copepoda dan faktor-faktor yang mempengaruhi keberadaan Copepoda di pesisir Alue Naga, Kota Banda Aceh. Metode yang digunakan dalam penentuan titik stasiun adalah metode purposive sampling, sedangkan pengambilan sampel menggunakan metode ciduk, dan identifikasi sampel menggunakan metode sensus. Hasil penelitian diperoleh 3 ordo dan 8 genus Copepoda. Persentase kehadiran Copepoda tertinggi adalah Cyclopoida (37%), diikuti oleh Calanoida (35%) dan terendah Harpacticoida (28%). Indeks keanekaragaman 0,8 (rendah), Indeks keseragaman 0,6 (tinggi), dan Indeks dominansi 0,5 (rendah). Pola sebaran Copepoda secara umum tergolong berkelompok. Parameter fisika-kimia dan kepadatan Copepoda berkorelasi (tingkat  sedang) dengan suhu dan arus, serta memiliki nilai signifikasi negatif yang berarti jika suhu dan arus tinggi maka kepadatan Copepoda rendah, begitu juga sebaliknya.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Copepoda, Zooplankton, Kepadatan, Persentase, Struktur Komunitas</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112065</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-27 08:38:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-27 10:00:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>