<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110654">
 <titleInfo>
  <title>PENGAPLIKASIAN ECOPRINT UNTUK PRODUK FASHION READY TO WEAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yunita Sari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP PKK</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tumbuhan dapat menghasilkan pewarna alami yang dapat dimanfaatkan pada bidang tekstil baik itu bagian batang, kulit, buah, dan daun tumbuhan. Daun tumbuhan paku (Pteridophyta) dan kulit batang mangrove merupakan jenis tumbuhan yang dapat dimanfaatkan dalam pewarnaan alami dengan teknik ecoprint. Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasian daun tumbuhan paku pada bahan tekstil dengan teknik ecoprint menggunakan dua metode yaitu metode kukus dan metode ketuk, mendesain 2 model produk fashion untuk ecoprint metode ketuk dan metode kukus serta menciptakan produk fashion ready to wear berupa produk outer. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen terapan dengan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Tata Busana FKIP USK dimulai dari tanggal 15 Desember 2022 sampai dengan 10 Februari 2023. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah tumbuhan paku yang dapat dicetak langsung pada kain dengan teknik ecoprint, serta tawas dan tunjung yang digunakan sebagai zat mordanting. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah eksperimen terapan, observasi, dokumentasi dan studi kepustakaan. Penelitian ini menggunakan teknik ecoprint dengan metode kukus dan metode rebus dengan tahapan penelitian meliputin scouring kain, mordanting, proses ecoprint, fiksasi dan pembuatan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ecoprint dengan metode kukus menggunakan daun tumbuhan paku jenis paku sejati (Pterophyta) dan mordant tawas ditambah tunjung, menggunakan kain selimut yang berwarna coklat hasil ekstrak dari kulit batang mangrove, lalu difiksasi dengan tawas menghasilkan warna hijau pada motif daun tumbuhan paku sejati dan efek warna cream pada kain yang dihasilkan dari kain selimut. Sedangkan pada metode ketuk menggunakan daun tumbuhan paku jenis paku pohon (Cyatheales) yang menghasilkan warna hijau kecoklatan bahkan menjadi warna coklat keemasan dan ada bagian warna yang pudar setelah difiksasi menggunakan tawas. Produk fashion ready to wear yang dihasilkan berupa produk outer.&#13;
Kata kunci: Tumbuhan, Ecoprint, Daun tumbuhan paku, pewarna alami, fashion, ready to wear.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110654</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-05-22 21:13:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-23 08:29:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>