<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109137">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI PERMENDIKBUD NOMOR 111 TAHUN 2014 TERHADAP PENYELENGGARAAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH DASAR RN(STUDI DESKRIPTIF DI SD GUGUS I BUNGONG SEULANGA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>LIA MAWARNI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bimbingan dan konseling merupakan bagian integral dalam sistem pendidikan meskipun kenyataannya tidak semua satuan pendidikan memiliki guru bimbingan dan konseling. Pada umumnya bimbingan dan konseling di sekolah dasar diselenggarakan oleh guru kelas masing-masing tidak ada guru khusus ataupun guru BK di sekolah dasar, pelaksanaan yang dilakukan sesuai dengan pemahaman dan cara sendiri dalam memberikan bantuan kepada peserta didik. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan tentang implementasi permendikbud nomor 111 tahun 2014 terhadap penyelenggaraan bimbingan dan konseling di sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. penelitian dilakukan di 5 sekolah dasar pada Gugus I Bungong Seulanga dengan mengambil 10 responden. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti  menunjukkan bahwa penyelenggaraan BK di sekolah dasar belum sepenuhnya terlaksana, baik dalam segi perencanaan, pelaksanaan, maupun evaluasi yang  sesuai. Informasi tentang BK di sekolah dasar juga sangat minim sehingga tata cara yang di lakukan oleh guru kelas sesuai dengan pengetahuan dan cara masing-masing dalam menyelesaikannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesepuluh guru tersebut tidak melakukan implementasi yang baik dan terstruktur yang sesuai dengan permendikbud dalam penyelenggaraan BK di sekolah dasar. Kurangnya pengetahuan BK di sekolah dasar membuat subyek tidak sepenuhnya melakukan implementasi penyelengaraan BK di sekolah.&#13;
Kata kunci: Permendikbud Nomor 111 Tahun 2014, Bimbingan dan Konseling, Sekolah Dasar&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109137</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-14 12:10:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-14 14:23:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>