<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108879">
 <titleInfo>
  <title>FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS SEDIAAN BALSAM STICK MINYAK CENGKEH (OLEUM CARYOPHILLI) SEBAGAI ANALGETIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>INTAN ZUHRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Formulasi balsam stick minyak cengkeh dan uji aktivitasnya sebagai analgetik telah dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mutu dan aktivitas analgetik sediaan balsam stick minyak cengkeh. Formulasi sediaan balsam stick dibuat menjadi 4 formula yaitu F0 sebagai kontrol negatif yang tidak mengandung minyak cengkeh dan F1, F2 serta F3 yang masing-masing mengandung minyak cengkeh dengan konsentrasi 1%, 5% dan 10%. Balsam Geliga® digunakan sebagai kontrol positif. Evaluasi sediaan dilakukan dengan menguji organoleptik, homogenitas, daya sebar, daya lekat, titik lebur, kekuatan sediaan, pH, stabilitas, dan iritasi. Uji aktivitas analgetik dilakukan dengan menggunakan metode rangsangan panas menggunakan hot plate. Hasil evaluasi sediaan menunjukkan bahwa formula balsam stick F0, F1, F2, dan F3 memiliki homogenitas, daya sebar, daya lekat, titik lebur, kekuatan sediaan dan pH yang memenuhi standar serta tidak mengiritasi saat digunakan. Hasil uji stabilitas sediaan menunjukkan bahwa sediaan F0 dan F1 stabil sedangkan F2 dan F3 kurang stabil pada siklus ke-3 yang dilihat dari perubahan warna. Hasil uji aktivitas analgetik menunjukkan bahwa sediaan F1, F2 dan F3 memiliki aktivitas analgetik yang tidak berbeda signifikan dan formula terbaik adalah F1 yang mengandung konsentrasi minyak cengkeh paling sedikit namun sudah memiliki aktivitas. Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa minyak cengkeh dapat diformulasikan sebagai sediaan balsam stick, memenuhi persyaratan sediaan yang baik dan memiliki aktivitas analgetik paling baik pada F1.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108879</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-08 11:21:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-08 11:30:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>