<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106792">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN KADAR TNF-α PADA TIKUS COBA MODEL CEDERA OTAK TRAUMATIK YANG DIBERIKAN DEKSMEDETOMIDIN DAN PROPOFOL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Faddlan Arduha</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran (S2)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Cedera Otak Traumatik (COT) merupakan kerusakan jaringan intrakranial yang disebabkan oleh proses mekanik yang berasal dari luar yang menyebabkan kerusakan otak, baik secara struktur maunpun fungsi.  Patofisiologi dari COT salah satunya adalah reaksi/proses inflamasi yang diregulasi oleh serangkaian sitokin pro dan anti-inflamasi. TNF-α adalah salah satu sitokin pertama yang dihasilkan setelah terjadinya COT, dilepaskan terutama oleh mikroglia dalam kondisi inflamasi, selain astrosit, sel endotel, dan neuron. Pemberian obat Deksmedetomidin dan Propofol merupakan salah satu penatalaksanaan pada COT untuk mengontrol ventilasi dan oksigenasi. Tujuan penelitian untuk membandingkan efek pemberian Deksmedetomidin dan Propofol terhadap kadar TNF-α cairan cerebrospinal.  Penelitian ini merupakan suatu uji analitik eksperimental laboratorik pada hewan coba Tikus putih (Rattus norvegicus) dengan rancangan penelitian The Posttest only Control Group Design. Jumlah sampel adalah 24 tikus dibagi menjadi 4 kelompok yaitu : Kelompok kontrol negatif (tikus normal tanpa COT), kelompok kontrol positif (tikus dengan COT), Kelompok P1 (tikus dengan COT yang diberikan Deksmedetomidin), Kelompok P2 (tikus dengan COT yang diberikan Propofol).  Dari hasil penelitian terdapat perbedaan yang signifikan antara keempat kelompok (p=0,000) dengan Uji Annova. Kadar TNF-α cerebrospinal tikus kelompok P1 berbeda secara nyata (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ANESTHESIOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BRAIN DISEASES - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TRAUMATOLOGY - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>617.96</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106792</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-14 11:24:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-08 10:32:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>