<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10663">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH LAMA PENYIMPANAN TELUR PUYUH (COTURNIX COTURNIX JAPONICA) TERHADAP DAYA TETAS TELUR DAN BERAT TETAS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nazirah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Kata Kunci : penyimpanan, telur, coturnix, daya tetas&#13;
Penelitian yang berjudul “Pengaruh Lama Penyimpanan Telur Puyuh (Coturnix coturnix japonica) Terhadap Daya Tetas Telur dan Berat Tetas”. Penelitian ini mengangkat masalah, variasi lama penyimpanan telur yang berbeda menjadi salah satu penyebab rendahnya daya tetas dan berat tetas. Namun kenyataannya, peternak sering memilih telur untuk ditetaskan tanpa memperhatikan kualitas eksterior telur tersebut terutama lama penyimpanan telur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan telur puyuh terhadap daya tetas telur dan berat tetas. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan yang terdiri dari: P1 = lama penyimpanan 3 hari, P2 = lama penyimpanan 4 hari, P3 = lama penyimpanan 5 hari dan P4 = lama penyimpanan 6 hari. Bahan dan alat pada penelitian ini adalah 120 butir telur puyuh dan satu unit mesin tetas dengan kapasitas 250 butir. Analisis data yang digunakan adalah analisis varian (ANAVA) dengan uji lanjutan uji perbadingan ganda (Bonferroni). Hasil analisis data daya tetas telur yang diperoleh adalah Fhitung= 8,33 ? Ftabel= 4,06 pada taraf signifikan 5%. Hasil analisis data berat tetas yang diperoleh adalah Fhitung= 2,41 ? Ftabel= 4,06 pada taraf signifikan 5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa lama penyimpanan telur berpengaruh nyata terhadap daya tetas telur, sedangkan lama penyimpanan telur tidak berpengaruh nyata terhadap berat tetas anak puyuh.&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>EGGS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>QUAILS</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>10663</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-12-04 10:18:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-03-21 11:32:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>