<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106377">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB GIZI KURANG PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS  MONTASIK ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rina Karmila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gizi   kurang   adalah    keadaan    kurang    gizi   yang   disebabkan    oleh   rendahnya konsumsi  energi  dan protein  dalam  makanan  sehari-hari  sehingga  tidak memenuhi angka  kecukupan   gizi  (AKG).  Gizi  kurang  disebabkan  oleh  berbagai  faktor  yang saling     berkaitan     yaitu:     faktor    kemiskinan     (pendapatan     rendah),     budaya (kebiasaan),    pendidikan.    pengetahuan,    pengadaan   dan  distribusi   pangan   serta bencana   alam.   Penelitian    ini   bertujuan    untuk   mengetahui    gambaran    tentang faktor-faktor   yang  menyebabkan   gizi  kurang  yang  meliputi:   tingkat  pendapatan, budaya/kebiasaan,    tingkat  pendidikan   dan  tingkat  pengetahuan   pada  ibu  dengan balita  gizi  kurang   di  wilayah   kerja   Puskesmas   Montasik   Aceh   Besar.   Desain penelitian     yang  digunakan   adalah   deskriptif   eksploratif.   Metode   pengambilan sampel   dilakukan   secara   purposive   sampling   dan  diperoleh   jumlah   responden sebanyak   76  orang   ibu  yang  mempunyai   balita  dengan  gizi  kurang.  Penelitian dilaksanakan    pada   tanggal   26-31   Juli   2006   dan  diperoleh   gambaran    tingkat pendapatan:   kategori   tinggi   14,47%,  dan  kategori  rendah  85,53%.   Sub  variabel budaya/kebiasaan    : Kategori  positif  44,74%dan   kategori  negatif  55,26%.  Tingkat pendidikan   : Kategori  tinggi  1.32%.  menengah  36,84%  dan  rcndah  61,84%.   Sub variabel   pengetahuan:    Kategori   tinggi   47.37%   dan   kategori   rendah   52.63%. Kesimpulan    penelitian    bahwa   gambaran    tingkat   pendapatan.    pendidikan    dan pengetahuan   responden   sebagian  masih  rendah,  dan  budaya/kebiasaan   responden sebagian  besar  termasuk   dalam  kategori  negatif  atau  tidak  mendukung   terhadap  peningkatan   status  gizi  balita,  Diharapkan  kepada  seluruh  petugas kesehatan  dan  pihak  lain yang  terkait  agar  dapat  berperan  aktif  dalam upaya  peningkatan   status gizi balita di wilayah  kerja  Puskesmas  Montasik  Aceh Besar.&#13;
&#13;
 &#13;
Kata  Kunci   :    Faktor  Pendapatan,Budaya/kebiasaan,Pendidikan  dan&#13;
                           Pengetahuan.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>NUTRITION DISORDERS - HUMANS - PEDIATRICS</topic>
 </subject>
 <classification>618.923 9</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106377</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-11-22 10:00:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-22 10:37:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>