<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105004">
 <titleInfo>
  <title>KEMAMPUAN PERAWAT MELAKSANAKAN PRINSIP ASEPSIS  BEDAH PADA INSTALASI BEDAH SENTRAL BPK RSU DR. ZAINOEL ABIDINRNBANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zuraini MIZ</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pencegahan infeksi nosokomial melalui pelaksanaan prinsip asepsis bedah yang tepat di fasilitas pelayanan kesehatan merupakan tanggung jawab  semua tenaga kesehatan, khususnya perawat yang memiliki kontak atau interaksi yang paling lama  dengan  pasien.  Penelitian  ini   bertujuan  untuk mendapatkan  gambaran tentang  kemampuan  perawat  dalam melaksanakan  prinsip  asepsis  bedah  pada Instalasi  Bedah  Sentral  BPK  RSU  dr.  Zainoel  Abidin  Banda  Aceh.  Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksploratif, dengan jumlah sampel  15 orang perawat dan menggunakan pedoman observasi untuk melakukan pengumpulan data. Hasil penelitian dianalisa dengan menggunakan statistik univariat yang ditampilkan dalam label  distribusi  frekwensi.  Pengumpulan data dilakukan  dari  tanggal  1  sampai  dengan  18  Maret  2007  dan  diperoleh  hasil mengenai kemampuan perawat dalam melakukan teknik mencuci tangan bedah  14 orang (93,33 %) katagori baik; kemampuan perawat dalam menggunakan pakaian khusus  bedah  14  orang  (93,33  %)  katagori baik;  kemampuan  perawat  dalam penggunaan  instrumen  bedah  14  orang  (93,33  %)  katagori  baik;  kemampuan perawat  mempertahankan sterilitas tindakan  pembedahan  14  orang  (93,33  %) katagori baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kemampuan perawat dalam melaksanakan prinsip asepsis bedah pada Instalasi Bedah Sentral BPK RSU dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, sebahagian besar atau  14 orang (93,33 %)  berada pada  kategori  baik.  Hal  ini  menunjukkan  bahwa  perawat  di  lnstalasi  Bedah Sentral BPK RSU dr.  Zainoel  Abidin Banda Aceh sudah melaksanakan dengan baik prinsip asepsis bedah dalam rangka melakukan pencegahan terjadinya infeksi nosokomial pada pasien yang menjalani pembedahan. Oleh sebab itu diharapkan kepada perawat di lnstalasi Bedah Sentral dan pihak manajemen  BPK RSU dr. Zainoel  Abidin  Banda Aceh,  agar dapat  lebih  meningkatkan  lagi  kemampuan perawat dalam melaksanakan prinsip asepsis bedah, khusunya di kamar  bedah melalui pelatihan tentang prinsip sterilitas,  pencegahan infeksi  nosokomial dan melalui seminar dan diskusi tentang prinsip asepsis bedah secara berkala.&#13;
 &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105004</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-20 10:20:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-20 10:20:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>