<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104139">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKURNDENGAN MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDERRNQUANTITY (EOQ) DALAM MENETAPKAN PERIODICRNORDER QUANTITY (POQ)RN(STUDI KASUS PADA PABRIK TEMPE SOYBEAN)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Resti Handayani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi dan Bisnis</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengendalian persediaan&#13;
bahan baku yang dilakukan secara tradisional oleh Pabrik Tempe Soybean dengan&#13;
menganalisis bagaimana pengendalian persediaan bahan baku menggunakan&#13;
metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Periodic Order Quantity (POQ).&#13;
Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif.&#13;
Penulis menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi dalam&#13;
mengumpulkan data. Narasumber dalam penelitian ini terdiri dari pemilik pabrik,&#13;
asisten, dan karyawan pada Pabrik Tempe Soybean. Hasil dari penelitian&#13;
menunjukkan bahwa berdasarkan kebijakan perusahaan menggunakan metode&#13;
tradisional pemesanan bahan baku sebanyak 5.000 kg, sedangkan menggunakan&#13;
metode EOQ/POQ sebanyak 5.862 kg, terdapat varian sebesar 862 kg. Frekuensi&#13;
pembelian bahan baku kedelai sebelumnya 12 kali pemesanan dalam 3 bulan,&#13;
sedangkan dihitung menggunakan metode EOQ/POQ sebanyak 10 kali, terdapat&#13;
varian sebanyak 2 kali. Safety Stock dalam kebijakannya, yaitu sekitar 2.350 kg,&#13;
jika menggunakan metode EOQ/POQ ialah sebanyak 1.650 kg. Reorder Point&#13;
dalam metode EOQ/POQ sebesar 3.600 kg, sedangkan Reorder Point pada Pabrik&#13;
Tempe Soybean selama ini sebesar 2.200 kg, terdapat varian, yaitu sebesar 1.400&#13;
kg. (TIC) menggunakan metode tradisional sebesar Rp 44.335.000, sedangkan&#13;
menggunakan metode EOQ/POQ total inventory cost, yaitu sebesar Rp&#13;
30.806.703 dimana ada varian sebesar Rp 13.528.297.&#13;
Kata Kunci: Pengendalian Persediaan, Economic Order Quantity (EOQ),&#13;
Periodic Order Quantity (POQ).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>104139</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-13 19:58:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-14 12:11:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>