<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103985">
 <titleInfo>
  <title>DESKRIPSI DAN PEMETAAN KONFLIK MANUSIA DENGAN ORANGUTAN SUMATERA (PONGO ABELII LESSON 1827) BERDASARKAN INFORMASI MASYARAKAT DI DESA PEUNARON LAMA,RNKABUPATEN ACEH TIMUR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Siti Munta Siroh</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Siroh, Siti Munta. 2022. Deskripsi dan Pemetaan Konflik Manusia dengan Orangutan Sumatera (Pongo abelii Lesson 1827) Berdasarkan Informasi Masyarakat di Desa Peunaron Lama, Kabupaten Aceh Timur. Skripsi, Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:&#13;
(1) Dr. Abdullah, M.Si., (2) Dr. Khairil., M.Si.&#13;
Kata kunci: orangutan sumatera, pemetaan, konflik.&#13;
Keberlangsungan hidup orangutan terancam akibat konversi hutan menjadi perkebunan, illegal logging dan fragmentasi habitat sehingga menimbulkan konflik antara manusia dengan orangutan. Sampai saat ini masih kurang informasi ilmiah tentang deskripsi dan pemetaan konflik manusia dengan orangutan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konflik manusia dengan Orangutan Sumatera serta melakukan pemetaan untuk mengetahui peta jalur konflik manusia dengan Orangutan Sumatera. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi lapangan dan wawancara dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data disajikan dalam bentuk tabel dan gambar secara deskriptif. Hasil penelitian ini menemukan deskripsi konflik orangutan dengan manusia yang meliputi: jumlah orangutan 1 individu, berjenis kelamin jantan dan berusia sekitar 35 tahun. Dampak yang ditimbulkan akibat konflik tersebut yaitu adanya kerusakan tanaman pada pohon durian serta menimbulkan rasa takut pada beberapa masyarakat. Penelitian ini juga menemukan pemetaan jalur konflik orangutan yang meliputi: jalur pengembaraan orangutan dimulai dari kawasan hutan primer, hutan sekunder, kawasan pemukiman (14.45-17.59 WIB) serta kawasan perkebunan (18.00-06.00 WIB). Simpulan dari penelitian ini yaitu konflik antara manusia dengan Orangutan Sumatera di Desa Peunaron Lama, Kabupaten Aceh Timur dikategorikan konflik ringan karena orangutan berada di kawasan Desa Peunaron Lama hanya selama ± 15 jam, orangutan tidak mengganggu masyarakat, memakan tanaman dalam jumlah yang sedikit serta menimbulkan kerusakan pada 1 batang pohon durian. Peta jalur konflik meliputi kawasan pemukiman, perkebunan, hutan sekunder dan kawasan hutan primer. Setiap kawasan tersebut terdiri dari 2 titik jalur konflik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103985</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-12 11:44:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-14 07:29:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>