<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103429">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM UNTUK PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK DI SMPN 8 BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>PUJA MAIPRILLIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP UNSYIAH</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kemampuan yang didapat peserta didik setelah mempelajari matematika disebut hasil belajar matematika, salah satunya ialah kemampuan kognitif. Rendahnya kemampuan kognitif mempengaruhi hasil belajar peserta didik dan permasalahan tersebut harus diatasi guru. Tujuan penelitian ini untuk mengamati perbedaan peningkatan hasil belajar antara peserta didik yang mengimplementasikan model flipped classroom dan tidak mengimplementasikan model tersebut pada pembelajaran matematika. Pendekatan yang dipakai yaitu Kuantitatif dengan jenis rancangan Quasi-experiment dan desain Non-equivalent (pre-test and post-test) control group. Populasi yaitu peserta didik kelas VIII SMPN 8 Banda Aceh, sampel yang dipilih yaitu kelas eksperimen (VIII-2) dan kelas kontrol (VIII-6) secara simple random sampling. Instrumen penelitian melibatkan instrumen utama dan instrumen pendukung. Instrumen utama berupa soal tes Teorema Pythagoras, sedangkan instrumen pendukung meliputi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dan video pembelajaran. Teknik pengumpulan data memanfaatkan dua tes (pre-test dan post-test). Teknik analisis data dilakukan uji-t pada taraf signifikansi 5% dari nilai N-Gain untuk mengamati adanya perbedaan peningkatan hasil belajar matematika peserta didik di dua kelas, sesudah prasyarat pengujian terpenuhi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: 1) Meningkatnya hasil belajar matematika peserta didik lebih baik saat memakai model flipped classroom daripada tidak memakai model tersebut; 2) Hasil belajar kelas eksperimen mendapat peningkatan di kategori tinggi sedangkan kelas kontrol di kategori sedang.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103429</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-01 15:57:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-05 09:52:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>