<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101224">
 <titleInfo>
  <title>PERSEPSI DAN EKSPEKTASI MASYARAKAT TERHADAP PENGGUNAAN MASKER SEBAGAI ALAT PELINDUNG DIRI DARI COVID-19 (STUDI FENOMENOLOGI PADA MASYARAKAT KOTA BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Hidayati Aziz</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran (S2)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar Belakang : Pandemi COVID-19 menimbulkan masalah kesehatan, ekonomi dan sosial. Tindakan pengendalian infeksi yang dapat dilakukan merupakan kombinasi aksi personal, identifikasi kasus dan kontak, serta regulasi pemerintah. Penggunaan masker merupakan intervensi yang dapat membantu pengendalian infeksi secara adekuat sekaligus berdampak sangat minimal terhadap kondisi sosial dan ekonomi. Kepatuhan masyarakat yang masih kurang dalam menggunakan masker membuat penelitian ini menarik untuk dilakukan. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap 8 orang informan tokoh masyarakat dan diskusi kelompok terarah pada 10 orang informan masyarakat umum. Data dianalisis secara kualitatif melalui analisis tematik.  Hasil : Tiga tema yang didapatkan: (1) Persepsi masyarakat terhadap COVID-19. (2) Alasan yang mendasari perilaku penggunaan masker. (3) Ekspektasi terkait kondisi pandemi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi negatif terhadap COVID-19 dan penggunaan masker sebagian besar disebabkan oleh rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah sebagai figur otoritas. Kesimpulan: Pemerintah perlu lebih bekerja sama dengan tokoh masyarakat, terutama tokoh agama yang dianggap sebagai role model oleh masyarakat, untuk menyampaikan informasi terkait pentingnya penggunaan masker dan kaitannya dengan nilai-nilai keagamaan. Kesejajaran persepsi antara tokoh agama dan pakar kesehatan diharapkan dapat menjadi kunci penyampaian informasi terkait pentingnya penggunaan masker yang pada akhirnya dapat meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam pelaksanaannya.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>101224</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-23 16:02:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-23 16:23:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>