<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101103">
 <titleInfo>
  <title>EFEK HIPOGLIKEMIK EKSTRAK  BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM L.) TERHADAP  KADAR GLUKOSA DARAH DAN PROPORSI   KANDUNGAN BUTIR GLIKOGEN  HATI  MENCIT  YANG DIINDUKSI ALOKSAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurlaila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Telah	dilakukan   penelitian  tentang  efek  hipoglikemik  ekstrak bawang  putih (Allium sativum  L.) terhadap  kadar gtukosa darah dan proporsi  kandungan  butir glikogen	hati   mencit   yang   diinduksi   aloksan.   Penelitian   berlangsung   di Laboratorium	MIkroteknik  FMIPA Unsyiah  dari bulan April 2006 sampai Mei 2008. Kondisi  diabetlk dlbuat dengan memberikan  aloksan  100 mg/k.g bb dan sebagai efek hipoglikemik diberikan ekstrak  bawang putih dengan berbagai dosis. Penelitian Ini menggunakan rancangan acak  lengkap yang terdiri atas 5 perlakuan dan masing-masing perlakuan diulang 5 kali. Perlakuan terdiri atas (A) pemberian 0 mg/kg bb aloksan dan 0 mg/kg bb ekstrak bawang putih sebagai kontrol negatif,(B) pemberian 100 mg/kg bb aloksan dan  pemberian 0 mg/kg bb ekstrak bawang putih sebagai kontrol positif, (C) pemberian 100 mg/kg bb aloksan dan pemberian 25 mg/kg  bb ekstrak  bawang  putih, (0)  pemberian  100 mg/kg  bb aloksan dan pemberian  50 mg/kg bb ekstrak bawang putih dan (E)  pemberian 100 mg/kg bb aloksan  dan  pemberian  100 mg/kg  bb ekstrak  bawang  putih.  Volume  ekstrak. bawang putih yang diberikan sebanyak 0.1 ml/10g bb dan volume aloksan  yang diberikan   sebanyak   0.05   ml/10g   bb.   Pemeriksaan   kadar   glukosa   darah menggunakan GlucoDr™ blood glucose test  meter, sedangkan   pembuatan sediaan histologis menggunakan metode parafin. Sediaan diwarnai dengan pewarna Best's Carmine.  Parameter  yang  diamati  adalah  kadar  glukosa darah dan kandungan butir glikogen hati meneit  Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis varian dan dilanjutkan dengan  uji jarak. berganda  Duncan. Hasil penelitian memperlihatkan  pengaruh  yang sangat  nyata terhadap kadar glukosa  darah  dan proporsi kandungan  butir  glikogen  bati  meneit.  Semakin  tinggi  dosis  ekstrak bawang  putih  yang  diberikan  (100 mg/kg  bb),  maka  semakin  menurun  kadar glukosa darah dan semakin  meningkat proporsi butir glikogen hati pada mencit yang diinduksi aloksan.&#13;
&#13;
Kata  kunci   :   aloksan,   ekstrak  bawang   putih,   hipogfikemik,   glukosa   darah, glikogen.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>101103</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-22 15:14:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-22 15:14:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>