<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100644">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR PENYEBAB KURANGNYA KEPERCAYAAN MASYARAKAT TERHADAP COVID-19RN(STUDI KASUS KABUPATEN ACEH TAMIANG)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ARIZA DAMARA RIZKI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Diberlakukannya era new normal di tengah pandemi Covid-19 membuat masyarakat harus menata kehidupan dan memiliki perilaku yang baru yaitu sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku. Pada era new normal masyarakat dituntut untuk dapat beradaptasi dengan segala kegiatan yang harus mengikuti protokol kesehatan seperti menjaga jarak, menghindari kerumunan, memakai masker dan mencuci tangan. Namun dalam proses penerapan kebijakan tersebut, masih terdapat masyarakat yang enggan menjalankan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, padahal peran masyarakat sangat dibutuhkan untuk membantu pemerintah mengurangi penyebaran virus Covid-19. Kepatuhan masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan dipengaruhi oleh kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan virus Covid-19. Mayoritas masyarakat yang enggan menjalankan protokol kesehatan disebabkan oleh rendahnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Covid-19. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat kepercayaan masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang terhadap virus Covid-19 dengan menggunakan teori tindakan beralasan dan teori perilaku rencanaan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deksriptif dengan metode pengmpulan data melalui angket, observasi dan dokumentasi. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan metode pengeditan data, transformasi data serta tabulasi data dan diuji menggunakan uji validitas, uji reabilitas dan skala likert. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis (H0) dalam penelitian ini diterima atau dengan kata lain dugaan bahwa masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang memiliki kepercayaan yang rendah terhadap Virus Covid-19 benar adanya. Rendahnya kepercayaan masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang dikarenakan kurangnya pemahaman masyarakat mengenai bahaya virus Covid-19 dan banyaknya berita hoaks yang diterima. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang untuk dapat meningkatkan minat literasi agar dapat memilah dan memilih berita yang dapat diterima agar bisa meningkatkan pemahaman mengenai bahaya Covid-19.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Covid-19, Kepercayaan Masyarakat, dan Perilaku Masyarakat.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100644</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-16 20:35:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-17 10:54:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>