<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100013">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS FAKTOR RISIKO PENGGUNAAN INTERNET PADA SISWA SMA DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fika Maulid</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister  Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Remaja cenderung menghabiskan banyak waktu dalam dunia maya, sehingga menghasilkan banyak konsekuensi hal negatif pada beberapa aspek hidup mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan penggunaan internet pada siswa SMA di Kota Banda Aceh. Desain penelitian menggunakan survey analitik dengan pendekatan korelasi. Populasi seluruh siswa SMA di Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh yang berjumlah 3.860 siswa. Sampel berjumlah 362 siswa yang dipilih menggunakan rumus Slovin dengan teknik Proportional Random Sampling. Waktu penelitian dimulai pada bulan Agustus sampai September 2021. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner Generalized Problematic Internet Use Scale 2 (GPIUS-2) untuk menilai penggunaan internet. Beberapa item kuesioner sekolah, keluarga, dan kesehatan fisik diadopsi dari The Hemingway Measure of Adolescent Connectedness dan Physical Health Questionnaire berdasarkan domain tertentu. Mental Health Inventory (MHI-5) menilai kesehatan mental dan Status Ekonomi Keluarga. Data di analisis dengan statistik deskriptif, korelasi Pearson dan regresi linear berganda. Hasil menunjukkan bahwa ada korelasi yang signifikan antara faktor risiko kesehatan fisik, keluarga dan sekolah dengan penggunaan internet. Faktor risiko yang memiliki prediktor dominan terhadap penggunaan internet adalah kesehatan fisik (p = 0,001). Penelitian ini menunjukkan adanya risiko negatif akibat penggunaan internet yang bermasalah di kalangan remaja dan merupakan masalah utama bagi kesehatan masyarakat. Untuk itu perlu adanya strategi preventif untuk menanamkan pola aman penggunaan internet yang sehat. Selain itu, adanya pengembangan kebijakan kesehatan masyarakat untuk pengobatan serta melakukan penelitian lebih lanjut dalam meningkatkan pemahaman terkait timbulnya faktor risiko negatif lain.  &#13;
&#13;
Kata kunci: Penggunaan internet, faktor risiko, dan remaja&#13;
Daftar pustaka: 72 (2010-2021) &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100013</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-05-24 11:00:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-05-24 14:33:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>