Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



IDENTIFIKASI CACING NEMATODA PADA PROVENTRIKULUS KADAVER BURUNG KUNTUL KERBAU…

Meutia

Cacing nematoda merupakan salah satu parasit gastrointestinal yang dapat menginfeksi burung kuntul kerbau (Bubulcus ibis) dan berpotensi mempengaruhi kesehatan burung serta satwa lain di ekosistem mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui genus cacing nematoda yang menginfeksi proventrikulus kadaver burung kuntul kerbau (Bubulcus ibis) dan persentase tingkat infeksinya di Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini mengunakan sampel 33 ekor kadaver burung kuntul kerb…

PERBANDINGAN FORMALIN DAN GLISEROL SEBAGAI PENGAWET FESES GAJAH SUMATRA (ELEP…

Pengawet feses digunakan untuk mengawetkan sampel feses yang akan dilakukan pengujian laboratorium dan direkomendasikan untuk pemeriksaan keberadaan telur cacing dengan tujuan untuk mempertahankan telur dan jumlahnya selama masa penyimpanan. Pengawet feses yang umumnya digunakan yaitu formalin dan gliserol. Salah satu cara untuk melihat efektifitas pengawet feses dengan melihat nilai telur tiap gram tinja (ttgt). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan penggunaan forma…

IDENTIFIKASI PROTOZOA DARAH PADA IKAN GABUS (CHANNA STRIATA) DI PASAR LAMBARO…

Annisa Rahma Fitriana

ABSTRAK Ikan gabus dapat terinfeksi oleh berbagai macam agen penyakit termasuk protozoa darah (haemaprotozoa) yang sangat menarik bagi para peneliti karena keragaman dan patogenisitasnya pada ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi protozoa darah yang menginfeksi ikan gabus (Channa striata) yang di jual di Pasar Lambaro Kabupaten Aceh Besar dan Pasar Ulee Kareng Kota Banda Aceh secara mikroskopis dan prevalensi masing masing parasit. Penelitian ini menggunakan sampel darah da…

IDENTIFIKASI PARASIT GASTROINTESTINAL PADA KAMBING (CAPRA AEGAGRUS HIRCUS) DI…

CUT SHAFIRA KHAIRUNISSA

Parasit gastrointestinal merupakan salah satu penyebab penyakit yang paling umum menyerang pada kambing, baik yang disebabkan oleh cacing maupun protozoa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis parasit gastrointestinal yang menginfeksi kambing (Capra aegagrus hircus) di Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. Sampel pada penelitian ini menggunakan feses segar 90 ekor kambing dari 898 populasi kambing. Sampel yang telah dikoleksi selanjutnya dimasukkan dalam plastik zip dan di…

IDENTIFIKASI BELATUNG PENYEBAB MYIASIS PADA SAPI ACEH DI BPTU-HPT INDRAPURI, …

Muhammad Raihan

IDENTIFIKASI BELATUNG PENYEBAB MYIASIS PADA SAPI ACEH DI BPTU-HPT INDRAPURI, ACEH BESAR ABSTRAK Myiasis atau belatungan adalah penyakit parasitik yang menyerang ternak yang disebabkan oleh infestasi larva lalat pada jaringan tubuh. Banyak faktor-faktor pendukung kejadian myiasis pada ternak seperti infeksi umbilikus pada pedet, rendahnya tingkat kebersihan bedding dan kandang, feses, urin dan adanya luka pada kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi spesies lalat yang …

IDENTIFIKASI PARASIT DARAH PADA GARANGAN JAWA (HERPESTES JAVANICUS) DI ACEH B…

RAHMADHANI PUTRI

ABSTRAK Garangan Jawa (Herpestes javanicus) atau Ceurape (Aceh) merupakan karnivora kecil yang berasal dari Irak, India bagian utara, Cina, Indonesia, dan Semenanjung Malaya. Kepadatan populasi garangan lebih tinggi di sekitar area yang sering digunakan manusia dikarenakan meningkatnya kelimpahan sumber makanan pada daerah ini. Kesetiaan garangan terhadap lokasi disekitar sumber makanan berperan dalam meningkatkan kepadatan populasi garangan di lokasi tersebut sehingga interaksi antara gar…

PROFIL DARAH GARANGAN JAWA (HERPESTES JAVANICUS) DI ACEH BESAR

Siti Latifah Hamimmy

Garangan jawa (Herpestes javanicus) merupakan mamalia karnivora kecil dari famili Herpestidae yang berperan penting dalam ekosistem sebagai pengendali hama. Pemeriksaan profil darah diperlukan untuk mendukung pemahaman terhadap kondisi fisiologis dan kesehatan spesies ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil darah garangan jawa di Aceh Besar serta membandingkan parameter darah antara individu jantan dan betina. Analisis profil darah garangan jawa dilakukan secara konvensional. …

EFEKTIVITAS ANTELMINTIK CLOSANTEL TERHADAP CACING GASTROINTESTINAL GAJAH SUMA…

HESVI OKTAVADIMI

ABSTRAK Konservasi eksitu gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Saree, Aceh Besar, memerlukan upaya pengendalian infeksi parasit gastrointestinal yang dapat mengancam kesehatan satwa. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas antelmintik closantel dalam mengurangi infeksi cacing gastrointestinal pada gajah sumatra. Sampel berupa feses segar dari empat ekor gajah sumatra dikumpulkan sebelum dan sesudah pemberian closantel secara oral. Pemeriksaan d…

IDENTIFIKASI PARASIT GASTROINTESTINAL PADA GARANGAN JAWA (HERPESTES JAVANICUS…

DINI JULIA PUTRI

ABSTRAK Sekitas 60-70% penyakit baru pada manusia bersumber dari zoonosis. Garangan jawa, sebagai karnivota kecil yang memiliki peran penting dalam ekosistem tetapi juga berpotensi menjadi reservoir zoonosis yang signifikan. Garangan jawa (Herpestes javanicus), yang sering hidup dekat pemukiman, berpotensi menjadi reservoir parasit zoonosis, namun data terkait keberadaan dan infeksi parasit gastrointestinal pada spesies ini di Aceh Besar belum tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk me…

ISOLASI CANDIDA ALBICANS PADA KUCING DOMESTIK (FELIS CATUS DOMESTICUS) PENDER…

ANGGUN MELZANA

Kucing domestik (Felis catus domesticus) yang menderita Ear mites berisiko mengalami infeksi sekunder oleh jamur Candida albicans. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi Candida albicans sebagai salah satu penyebab infeksi sekunder pada kucing domestik (Felis catus domesticus) penderita Ear mites di Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. Sebanyak 22 sampel kotoran telinga dari kucing yang terinfeksi Ear mites dikumpulkan menggunakan metode purposive sampling. Sampel diperiksa menggunakan otosko…




    SERVICES DESK