Perkembangan teknologi membuat banyak hal menjadi lebih mudah termasuk dalam hal jual-beli yang mulai beralih secara online. kemudahan ini sering kali membuat individu menjadi impulsif dalam membelanjakan uangnya. namun, ada salah satu faktor yang dapat menahan individu untuk tidak menjadi impulsif, yaitu religiusitas. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling. subjek pada penelitian sebanyak 345 perempuan yang bekerja atau memiliki penghasilan di banda aceh. alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah muslim daily religiosity assesment scale (mudras) yang dikembangkan oleh olufadi (2016) dan impulsive buying tendency yang dikembangkan oleh verplanken dan herabadi (2001). hasil penelitian menunjukkan bahwa diterimanya hipotesis pada penelitian ini, karena terdapat hubungan yang negatif dengan nilai korelasi (r)=-0,133 dan signifikan dengan nilai (p)=0,014 antara religiusitas dengan perilaku impulsif dalam belanja online, artinya adalah semakin tinggi tingkat religiusitas individu maka akan semakin rendah pembelian impulsifnya, begitu pula sebaliknya. kata kunci: belanja online, perilaku pembelian impulsif, religiusitas
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
HUBUNGAN RELIGIUSITAS DAN PEMBELIAN IMPULSIF DALAM BELANJA ONLINE PADA PEREMPUAN YANG BEKERJA DI BANDA ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020
Baca Juga : PENGARUH GAYA HIDUP HEDONISME, MATERIALISME DAN PENDAPATAN TERHADAP SHOPPING LIFESTYLE SERTA DAMPAKNYA PADA PEMBELIAN IMPULSIF ONLINE PRODUK FASHION PADA MASYARAKAT KOTA BANDA ACEH (Aidil Syahputra, 2017)