Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran histopatologi ascaridia galli dalam ekstrak bawang putih (allium sativum) secara in vitro. tiga puluh cacing betina dewasa berukuran 7-11 cm dibagi menjadi 6 kelompok yaitu kontrol negatif nacl 0.9% (k1), kontrol positif piperazine 20 mg/ml (k2), ekstrak bawang putih 25% (p1), 50% (p2), 75% (p3) dan 90% (p4). cacing direndam dalam ekstrak dan ditunggu sampai mati lalu dibuat preparat histopatologi dengan pemeriksaan pada kutikula, usus dan uterus. hasil penelitian pada kelompok k1 menggambarkan kerusakan ringan pada kutikula 8,30±1,39a , usus 2,40 ±1,34a dan uterus 2,85±2,44a. pada k2 menunjukkan kerusakan sedang pada kutikula 23,11±7,92b, usus 13,03±6,82b dan berat pada uterus 34,62±5,20b. pada p1 terlihat kerusakan sedang pada kutikula 17,35±2,82b, usus 11,45 ± 4,16b dan berat pada uterus 34,37±6,17b. pada p2 terjadi kerusakan berat pada kutikula 32,25±4,28c, kerusakan sedang pada usus 18,49±9,62b dan kerusakan berat pada uterus 42,50±6,29b. kerusakan berat pada kutikula 33,20±4,19c uterus 41,17±5,39b dan ringan pada usus 4,80±2,64a terlihat pada p3. kerusakan berat pada kutikula 34,60±3,83c uterus 29,99±1,38b dan ringan pada usus 9,75±5,43a terlihat pada kelompok p4. hasil uji analis statistik u mann-whitney test menunjukkan berbeda nyata antar kelompok perlakuan dengan p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
GAMBARAN HISTOPATOLOGI CACING ASCARIDIA GALLI DALAM EKSTRAK BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM) SECARA IN VITRO. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2020
Baca Juga : PENGARUH EKSTRAK KUNYIT KUNING (CURCUMA DOMESTICA VAL.) KONSENTRASI 25% TERHADAP MOTILITAS DAN MORTALITAS CACING ASCARIDIA GALLI SECARA IN VITRO (SUCI FATHURRAHMI, 2019)
Abstract
Baca Juga : GAMBARAN HISTOPATOLOGIS USUS HALUS AYAM KAMPUNG (GALLUS DOMESTICUS) YANG TERINFEKSI ASCARIDIA GALLI SECARA ALAMI (Cut Syeila Utami, S.kh, 2015)