Abstrak kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesuksesan operasi ovariohisterektomi pada kucing domestik melalui perawatan paska operasi. perkembangan populasi kucing liar yang tak terkendali menjadi masalah bagi keberadaan kucing di lingkungan sekitar, keberadaan kucing liar tersebut menjadi permasalahan karena sulit dikendalikan, sehingga salah satu solusinya yaitu menekan populasi kucing liar tersebut dengan operasi ovariohisterektomi, dan dengan perawatan paska operasi diharapkan dapat mempersingkat waktu penyembuhan luka operasi. prosedur kegiatan adalah persiapan ruang operasi dengan desinfeksi ruangan dan meja operasi dengan alkohol 70%, setelah itu persiapan alat operasi berupa sterilisasi alat bedah bertujuan untuk menghilangkan seluruh mikroba yang terdapat pada alat bedah, persiapan pasien agar jaringan steril atau pembuuh darah pada pasien tidak terkontaminasi, preoperasi dengan dilakukan signalemen, anamnesa, penimbangan berat badan dan pemeriksaan klinik sebelum hewan di operasi, operasi dilakukan dengan pengangkatan organ reproduksi berupa ovarium dan uterus dari ruang abdomen, paska operasi berupa pengamatan, pengobatan, dan pencatatan perubahan-perubahan klinis yang terjadi selama perawatan, pengolesan salep gentamisin pada luka insisi, pemberian makanan basah dengan harapan indrae penciuman kucing terangsang dengan bau makanan basah yang menyengat, sehingga kucing mendapat asupan nutrisi yang cukup hasil pengamatan yaitu luka kucing yang dioperasi ovarihisterektomi mengering pada hari ke- 5 dan selanjutnya jahitannya dibuka. kata kunci :paska operasi, ovariohisterektomi, kucing domestik.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERAWATAN PASKA OPERASI PADA KASUS OVARIOHISTEREKTOMI PADA KUCING DOMESTIK. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2018
Baca Juga : PERSIAPAN DAN PERAWATAN OPERASI HERNIA ABDOMINALIS PADA KUCING DOMESTIK (FADLY WAHID, 2018)
Abstract
Baca Juga : PENANGANAN KASUS OPEN PYOMETRA PADA ANJING RAS POMERIAN DI AMORE ANIMAL CLINIC 5 BSD (BUMI SERPONG DAMAI) (Rindiani Salehah, 2021)