Abstrak penyebaran informasi hoax tentang penjualan organ pada 2017 lalu sempat menimbulkan keresahan bagi masyarakat di berbagai daerah, pasalnya korban yang diincar adalah anak dibawah umur. masyarakat menjadi paranoid hingga muncul kasus pemukulan terhadap orang gila yang dituduh sebagai pelaku pencurian anak-anak. dari hasil survei masyarakat telematika indonesia (mastel), diketahui bahwa media sosial menjadi sumber utama peredaran hoax, khususnya media sosial facebook dan twitter. menurut penelitian dr. mochamad wahyudi, sebagai bagian dari cyber crime, sumber hoax terbanyak berada di media sosial facebook. semestinya masyarakat semakin cerdas menghadapi derasnya informasi hoax, terutama mahasiswa dengan peringkat pendidikan tertinggi dimasyarakat. mahasiswa komunikasi khususnya yang telah memiliki basic literasi media dan pengetahuan mengenai informasi hoax. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesadaran kritis mahasiswa komunikasi aceh terhadap informasi hoax. penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif-kualitatif. teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. dengan teknik penarikan sample purposif sampling. hasil penelitian ini menunjukkan kesadaran kritis mahasiswa berupa kemampuan kognitif dalam menerjemahkan isi pesan, membagi pesan berdasarkan unsur 5w1h dan piramida terbalik, mempertanyakan kebenaran informasi, memeriksa kelengkapan, membandingkannya dengan konteks nyata, menganalisis sumber, serta membandingkan informasi dengan tautan situs dan informasi di media lain. kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa kemampuan literasi media mahasiswa komunikasi dan penyiaran uin ar-raniry berada dalam kategori medium, yaitu kemampuan pengoperasian media (technical skills) tinggi, kemampuan dalam menganalisis dan mengevaluasi konten media bagus (critical understanding), serta aktif dalam memproduksi konten media dan berpartisipasi secara sosial (communicative abilities). kata kunci : hoax, literasi media, kesadaran kritis abstract dissemination of hoax information about the sale of organs in 2017 and could cause unrest for people in various regions, the article of the targeted victim is a minor. society became paranoid until a case of beating of a madman alleged as the perpetrator of child theft. from the results of the indonesian telematics society (mastel) survey, it is known that social media is the main source of circulation of hoaxes, especially social media facebook and twitter. according to research. mochamad wahyudi, as part of cyber crime, the largest source of hoaxes is in social media facebook. the society should be more intelligent to face the rapid information hoax, especially students with the highest educational rank in the community. communication students especially those who already have basic media literacy and knowledge about hoax information. the purpose of this research is to know the critical awareness of student of aceh communication to hoax information. this research uses qualitative research method with descriptive-qualitative research type. data collection techniques were conducted using observation techniques, interviews and documentation. with sampling technique purposive sampling. the results of this study indicate students' critical awareness of cognitive ability to translate message content, split messages based on 5w1h elements and inverted pyramids, questioning the truth of information, checking completeness, comparing it with real contexts, analyzing sources, and comparing information with sitelinks and information in other media . the conclusion of this research stated that students media literacy ability of communication and broadcasting of uin ar-raniry are in medium category, that is high technical operation ability, ability in analyzing and evaluating critical media content and active in producing content media and participate socially (communicative abilities). keywords: hoax, media literacy, critical awareness
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KESADARAN KRITIS MAHASISWA ACEH TERHADAP INFORMASI HOAX (STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF LITERASI MEDIA TENTANG KESADARAN KRITIS MAHASISWA KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM UIN AR-RANIRY TERHADAP INFORMASI HOAX DI MEDIA SOSIAL FACEBOOK). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2018
Baca Juga : RESPON PEMBACA BERITA MEDIA ONLINE TERHADAP PEMBERITAAN HOAX PADA MASYARAKAT KECAMATAN DARUSSALAM ACEH BESAR (Zulfahmi, 2018)
Abstract
Baca Juga : PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DALAM MENINGKATKAN LITERASI KESEHATAN PADA MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA (HENDRA KURNIAWAN, 2021)