Abstrak agusni pohan, 2018. kondisi sosial ekonomi perempuan pencari lokan di singkil kabupaten aceh singkil. skripsi, jurusan pendidikan ekonomi, fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, unversitas syiah kuala. pembimbing: (1) drs. amrusi, m.si (2) dra. ruaida, m.si kata kunci: sosial, ekonomidanperempuan dalam sebuah keluarga selain berperan sebagai istri, perempuan juga berfungsi sebagai ibu rumah tangga. artinya perempuan yang mengatur berbagai macam urusan rumah tangga. tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui kondisi sosial perempuan pencarilokan di singkil, untuk mengetahui faktor pendorong perempuan bekerja pencari lokan di singkil dan kendala-kendala yang dihadapi pencari lokan saat bekerja. pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dalam bentuk deskriptif, penelitian kualitatif bermaksud menggali kondisi sosial ekonomi. serta menguraikan dan menginterprestasikan data yang diperoleh dilapangan dari para informan. pengumpulan data dilakukan secara umum terdapat empat macam teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. dalam penelitian kualitatif, pengumpulan data yang dilakukan pada kondisi yang ilmiah, sumber data primer dalam teknik pengumpulan data lebih banyak wawancara dan observasi. untuk mengumpulkan data teknik yang digunakan dalam penelitian ini. berdasarkan hasil analisis data, temuan penelitian ini dapat dikemukakan sebagai berikut pertama, mengenai kondisi sosial ekonomi perempuan pencari lokan. di lihat dari umur, pendidikan, pekerjaan samping, jumlah tanggungan, pendapatan, pengerluaran dan fasilitas yang dimiliki dalam keluarga perempuan yang bekerja sebagai pencari lokan. umur mereka rata-rata 37-55 yang tergolong separu baya, dan mereka mempunyai tanggungan 2-6 orang anak, mereka juga tidak memiliki pekerjaan sampingan hanya mengambil lokan didasar sungai singkil, tingkat pendidikan yang di tempuh perempuan pencari lokan rata-rata menamatkan sd-smp. selanjutnya faktor pendorong perempuan bekerja karena kurangnya memenuhi kebutuhan hidup dalam rumah tangga ibu/istri ikut bekerja untuk meringankan beban pada suami dan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari serta menambah biaya pendidikan anak. rata-rata pendapatan perempuan pencari lokan perhari rp. 50.000-60.000. pendapatan tersebut masih dapat dikatakan rendah dan tidak mencukupi untuk kebutuhan hidup dalam keluarga. para perempuan mencari lokan bekerja keras demi pendidikan anaknya mereka harus menerima resiko yang begitu besar pada saat menyelam didasar sungai tersebut terdapat binatang buas(buaya) yang sewaktu-waktu biasa menyerang para pencari lokan dan kendala lain mereka tidak dapat bekerja dikala banjir dan naiknya air pasang.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KONDISI SOSIAL EKONOMI PEREMPUAN PENCARI LOKAN DI SINGKIL KABUPATEN ACEH SINGKIL. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2018
Baca Juga : MEMBANGUN WEBSITE MTQ KE XXXIII KABUPATEN ACEH SINGKIL MENGGUNAKAN CONTENT MANAGEMENT SYSTEM (CMS) JOOMLA 3.4 (Fuad Aminurrazi, 2016)
Abstract
Baca Juga : STRATEGI PEMASARAN MENGGUNAKAN INSTAGRAM PADA INDUSTRI USAHA LOKAN BADARUK DI KECAMATAN SINGKIL KABUPATEN ACEH SINGKIL (Yolanda Dewi Putri, 2025)