Era globalisasi ditandai dengan perkembangan industri fesyen yang pesat, sehingga muncul tantangan besar terkait keberlanjutan dan pelestarian budaya lokal. industri fast fashion berkontribusi 10% terhadap emisi karbon global dan menghasilkan 2,16 juta ton limbah jeans per-tahun. pengembangan desain celana bekas berbahan denim melalui teknik godet dan sashiko dengan inspirasi motif burung ceumpala kuneng menjadi solusi inovatif untuk mengurangi limbah tekstil sekaligus melestarikan budaya lokal aceh. penelitian ini bertujuan untuk mendesain ulang bentuk celana bekas yang dikembangkan menggunakan teknik godet serta sashiko dengan penerapan motif burung ceumpala kuneng pada permukaan celana, mendesain motif burung ceumpala kuneng sebagai motif dasar dengan menggunakan teknik sashiko pada celana bekas berbahan denim, dan mengetahui tanggapan masyarakat serta pelaku industri kreatif terhadap penerapan teknik sashiko dengan motif inspirasi burung ceumpala kuneng pada celana bekas berbahan denim. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen terapan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mandalam dengan remaja atau masyarakat setempat, mahasiswa pkk fkip usk, designer dan pengrajin sulam, serta dokumentasi terhadap proses perancangan dan produksi. hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pengembangan desain celana bekas berbahan denim dengan teknik godet dan sashiko inpiratif burung ceumpala kuneng tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika, tetapi juga mengandung nilai-nilai budaya lokal serta meningkatkan kesadaran masyarakat aceh terhadap pengelolaan limbah tekstil. peneliti telah berhasil merancang 2 produk celana bekas berbahan denim dengan motif dan desain yang berbeda, menggunakan teknik godet dan sashiko. setiap desain memiliki ciri khas masing masing ditiap produk yang dihasilkan baik dari segi bentuk, warna, maupun elemen lainnya. tanggapan dari seluruh informan menunjukkan apresiasi yang positif terhadap hasil akhir produk, dengan harapan produk tersebut dapat berkontribusi pada pelestarian serta pengelolaan limbah tekstil. sebagian besar menyatakan ketertarikan mengenakan dan berharap penelitian ini dapat memberikan inspirasi bagi industri kreatif, meningkatkan kesadaran masyarakat aceh terhadap pengelolaan limbah tekstil, serta membuka peluang ekonomi melalui produk fesyen berkelanjutan yang bernilai budaya. kata kunci: denim bekas, teknik godet, sashiko, burung ceumpala kuneng
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGEMBANGAN DESAIN CELANA BEKAS BERBAHAN DENIM DENGAN TEKNIK GODET DAN SASHIKO INSPIRATIF BURUNG CEUMPALA KUNENG. Banda Aceh Fakultas KIP,2026
Baca Juga : PENERAPAN RAGAM HIAS TRADISONAL ACEH BESAR DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK HAND PAINTING PADA PAKAIAN SECONDHAND BERBAHAN DENIM (CUT ZAFIRA ANNISA KEULARA, 2023)
Abstract
The globalization era is marked by the rapid development of the fashion industry, leading to significant challenges related to sustainability and the preservation of local culture. The fast fashion industry contributes 10% to global carbon emissions and produces 2.16 million tons of jeans waste per year. The development of redesigned used denim pants through godet and sashiko techniques, inspired by the Ceumpala Kuneng motif, serves as an innovative solution to reduce textile waste while preserving Acehnese local culture. This research aims to redesign the form of used pants to be developed using godet and sashiko techniques with the application of the Ceumpala Kuneng motif on the pants surface, to design Ceumpala Kuneng motif as a basic motif using sashiko technique on used denim pants, and to understand the responses of the community and creative industry actors to the application of sashiko technique with the Ceumpala Kuneng inspired motif on used denim pants. The method used in this research is an applied experimental method with a qualitative descriptive approach. Data collection techniques were conducted through depth interviews with local youth, community members, PKK FKIP USK students, designers and embroidery craftsmen, as well as documentation of the design and production processes. The results of the research indicate that the development of redesigned used denim pants using godet and sashiko techniques inspired by the Ceumpala Kuneng not only functions as aesthetic elements but also embodies local cultural values and enhances the Acehnese community's awareness of textile waste management. The researcher successfully designed 2 products of used denim pants with different motifs and designs, using godet and sashiko techniques. Each design has its own distinctive features in terms of shape, color, and other elements. Responses from all informants showed positive appreciation for the final product, with hopes that it can contribute to the preservation and management of textile waste. Most expressed interest in wearing them and hoped that this research could inspire the creative industry, increase the Acehnese community's awareness of textile waste management, and open economic opportunities through sustainable fashion products with cultural value. Keywords: Used Denim, Godet Technique, Sashiko, Ceumpala Kuneng Bird.
Baca Juga : PERANCANGAN MUSEUM ZOOLOGI DI BANDA ACEH (Annisa Fadila, 2024)