Penyu mengalami penurunan jumlah populasi yang berdampak pada meningkatnya beberapa spesies terancam punah. lokasi pendaratan merupakan salah satu ancaman bagi populasi dan keberadaan penyu. saat bermigrasi penyu membutuhkan kesesuaian lokasi pendaratan yang sangat sesuai dengan preferensi serta kebutuhan dari setiap masing masing dari spesies penyu. namun, habitat pendaratan terdegradasi akibat aktivitas yang dilakukan oleh manusia seperti pembangunan daerah pesisir yang berlebihan sehingga dapat mengurangi lokasi pendaratan bagi penyu. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis penyu apa saja yang melakukan pendaratan di pantai balu dan pantai lampuuk kabupaten aceh besar dan kesesuaian lokasi pendaratan penyu di pantai balu dan pantai lampuuk kabupaten aceh besar. penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dengan observasi dan wawancara dengan petugas terkait. pengambilan data parameter meliputi lebar pantai, kemiringan pantai, suhu substrat, ph substrat, struktur substrat, vegetasi serta jenis predator yang berada di kawasan pendaratan penyu. penentuan stasiun pendaratan penyu menggunakan metode purposive sampling. analisis data menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dan analisis penilaian kesesuaian lokasi pendaratan penyu menggunakan matriks untuk mempermudah penilaian dan pembobotan, di dalam matriks akan menunjukkan parameter, bobot, kategori, kelas dan skor. hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis penyu yang ditemukan melakukan pendaratan di kawasan pantai lampuuk kecamatan lhoknga dan pantai balu kecamatan pulo aceh kabupaten aceh besar yaitu penyu lekang (lepidochelys olivacea) dan penyu belimbing (dermochelys imbricate). tidak ditemukan perbedaan karakteristik bio-fisik yang cukup signifikan pada kedua pantai. seluruh parameter mendapatkan skor yang sama, kecuali lebar pantai. pantai balu memiliki pantai yang sedikit lebih lebar daripada pantai lampuuk. hasil penilaian indeks kesesuaian habitat (ikh) pendaratan penyu menunjukkan bahwa kondisi pantai lampuuk dan pantai balu tergolong dalam kategori sangat sesuai sebagai habitat pendaratan penyu yaitu memiliki skor ikh di atas 68,86%. selain itu, kondisi pantai lampuuk berpeluang untuk ditinggalkan oleh indukan penyu apabila pembangunan untuk tujuan ekowisata terus dilakukan tanpa memperhatikan aspek ekologis hingga menurunkan kualitas kawasan pendaratan penyu. kata kunci : penyu, kesesuaian lokasi pendaratan penyu, pantai lampuuk dan pantai balu, kabupaten aceh besar
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KESESUAIAN LOKASI PENDARATAN PENYU DI PANTAI BALU DAN PANTAI LAMPUUK KABUPATEN ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Pertanian Kehutanan,2024
Baca Juga : INVENTARISASI DAN KARAKTERISASI SPESIES PENYU DI KAWASAN PULAU SALAUT BESAR KABUPATEN SIMEULUE (VONI SURYA MUSTIKA, 2024)
Abstract
Turtle populations are experiencing a decline in population numbers which has resulted in an increase in several endangered species. Landing locations are a threat to the population and existence of turtles. When migrating turtles, they need a suitable landing location that best suits the preferences and needs of each turtle species. However, landing habitats are degraded due to activities carried out by humans such as excessive development of coastal areas, which can reduce landing sites for turtles. This research aims to find out what types of turtles land on Balu Beach and Lampuuk Beach, Aceh Besar Regency and the suitability of the turtle landing sites on Balu Beach and Lampuuk Beach, Aceh Besar Regency. This research uses data collection methods by observation and interviews with relevant officers. Data collection parameters include beach width, beach slope, substrate temperature, substrate pH, substrate structure, vegetation and types of predators in the turtle landing area. Determination of turtle landing stations using the purposive sampling method. Data analysis uses quantitative descriptive analysis methods and analysis of assessing the suitability of turtle landing sites using a matrix to facilitate assessment and weighting. The matrix will show parameters, weights, categories, classes and scores. The results of the research showed that the types of turtles found landing in the Lampuuk Beach area, Lhoknga District and Balu Beach, Pulo Aceh District, Aceh Besar District, were the Olive Ridley turtle (Lepidochelys olivacea) and the leatherback turtle (Dermochelys imbricate). There were no significant differences in bio-physical characteristics on the two beaches. All parameters get the same score, except for the width of the beach. Balu Beach has a slightly wider beach than Lampuuk Beach. The results of the Habitat Suitability Index (IKH) assessment for turtle landings show that the conditions of Lampuuk Beach and Balu Beach are classified as very suitable as turtle landing habitat, namely having an IKH score above 68.86%. Apart from that, the condition of Lampuuk Beach has the potential to be abandoned by mother turtles if development for ecotourism purposes continues without paying attention to ecological aspects, thereby reducing the quality of the turtle landing area. Keywords: Turtles, suitability of turtle landing sites, Lampuuk Beach and Balu Beach, Aceh Besar Regency
Baca Juga : PENGARUH NAUNGAN TERHADAP PENETASAN TELUR PENYU DI PANTAI LAMREH, ACEH BESAR (Mushlihur Rusydi Fhunki, 2018)