Lrigasi bagi tanaman padi berfungsi sebagai penyedia air yang cukup dan stabil untuk menjamin produksi padi. luas lahan sawah di dalam daerah lrigasi di bagi sedemikian rupa sehingga memudahkan pembagian airnya. keperluan air untuk pengairan, merupakan komponen terbesar dalam pendayagunaan air, sehingga dengan semakin luasnya daerah pengairan maka keperluan airnya pun akan semakin bertambah. oleh karena itu peningkatan efisiensi pemakaian air telah menjadi suatu keharusan karena akan sangat membantu penyediaan air bagi sektor lain tanpa mengurangi peningkatan kcgiatan di bidang pertanian khususnya pcrsawahan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi penyaluran di saluran primer, untuk mengetahui efisiensi distribusi di saluran sekunder, dan untuk mengetahui penyebab ketidakefisiensian air irigasi. dalam penelitian ini dilakukan pengukuran debit di saluran primer, sekunder dan tersier dengan menggunakan current meter, perhitungan curah hujan efektif, perhitungan evapotranspirasi potensial, pengukuran perkolasi dan perhitungan kebutuhan air tanaman padi. hasil dari pengukuran debit di saluran irigasi menunjukkan bahwa besamya efisiensi penyaluran sebesar 57 ,0%, efisiensi distribusi sebesar 31,0% dan efisiensi pemakaian sebesar 18.6%. kehilangan air di petak sawah terjadi akibat adanya pcrkolasi dan limpasan. kehilangan air akibat perkolasi dipengaruhi oleh sifat fisik tanah, antara lain tekstur tanah. kehilangan air di saluran dapat menyebabkan menurunnya efisiensi penyaluran, distribusi, dan pemakaian.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EFISIENSI IRIGASI DI DAERAH IRIGASI KRUENG JREUE KABUPATEN ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2012
Baca Juga : STUDI EFISIENSI IRIGASI PADA PETAK SAWAH DALAM UPAYA PENINGKATAN HASIL PADI DI DAERAH IRIGASI KRUENG JREUE (Rahmi Putri Yanti, 2025)
Abstract
Baca Juga : OPTIMASI PEMANFAATAN AIR IRIGASI BERDASARKAN DEBIT KETERSEDIAAN AIR IRIGASI DI KRUENG JREUE KAB. ACEH BESAR (Nadya Taufik, 2024)