Jamaluddin, nim 070s103010018, pengaruh ketebalan mulsa ampas sagu terhadap pertumbuhan gulma dan hasil kedelai. di bawch bimbingan gina erida sebagai ketua den m. abduh ulim sebagal anggota. ampas sagu di samping dapat dimanfaatkan sebagai sumber bahan organik juga potensial digunakan sebagai herbisida nabati. penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh ampas sagu terhadap pertumbuhan gulma dan hasil kedelal. penelitian dilaksanakan di desa rumpet kecamatan krueng barona jaya kabupaten aceh besar dari bulan januari sampai april 2011. penelitian menggunakan rancangan acak kelompok terbagi dengan lima perlakuan dan empat ulangan. susunan perlakuan sebagai berikut : to = ketebalan ampas sagu 0 cm, t1 = ketebalan mulsa ampas sagu 1 cm, t2= ketebalan mulsa ampas sagu 2 cm, t3 = ketebalan mulsa ampas sagu 3 cm. t4 = ketebalan mulsa ampas sagu 4 cm. peubah yang diamati meliputi tinggi fariamaoa 15, 30 dan 45 hst, bobot kering gulma, jumlah cabang produkff, bobot biji kering pada 10 sampei tanaman. hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan ketebalan mulsa ampas sagu berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman kedelai, bobot kering gulma, jumlah cabang produktif dan bobot biji kering kedelai pada 10 sampel tanaman. pada ketebalan mulsa ampas sagu 2 cm menunjukkan hasil yang baik pada tinggj tanaman, bobot kering gulma, jumlah cabang produktif dan jumlah bobot kering biji kedelai. sedandcan ketebalan mulsa ampas sagu melebihi 3 cm pertumbuhan tanaman pokok kedelai menjadi terhambat. untuk menekan pertumbuhan gulma dan meningkatkan pertumbuhan tanaman kedelai dapat memberikan mulsa ampas sagu pada ketebalan 2 cm.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH KETEBALAN MULSA AMPAS SAGU TERHADAP PERTUMBUHAN GULMA DAN HASIL KEDELAI. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2011
Baca Juga : PENINGKATAN PRODUKSI KEDELAI (GLYCINE MAX (L.) MERRIL) BERBASIS PENGELOLAAN GULMA (Joko Wibowo, 2017)