Perikanan gurita merupakan suatu bentuk usaha yang mengalami perkembangan pesat belakangan ini dan menjadi salah satu hal yang krusial dalam dunia perikanan. gurita memiliki peran ekologis yang signifikan sebagai predator dan mangsa serta merupakan komoditas perikanan yang penting karena kandungan gizinya yang tinggi. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara spesifik daerah penangkapan gurita dan perbedaan hasil tangkapan gurita di perairan bagan deli, sumatera utara. metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey lapangan, kemudian data dianalisis menggunakan uji t dengan spss (statistical package for the social sciences) dengan analisis dependent sample t-test. ditemukan 13 titik daerah penangkapan gurita selama penelitian. hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERBANDINGAN HASIL TANGKAPAN GURITA (OCTOPUS SP.) DI PERAIRAN BAGAN DELI SUMATERA UTARA. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan Perikanan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan,
Baca Juga : IDENTIFIKASI PARASIT PADA GURITA (OCTOPUS SP) DI PERAIRAN LAMPUUK KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR (Heriyandi, 2018)
Abstract
Octopus fishery is a form of business that has experienced rapid development in recent years and has become one of the crucial things in the world of fisheries. Octopus has a significant ecological role as predator and prey and is an important fishery commodity because of its high nutritional content. This study aims to determine the specific octopus fishing grounds and differences in octopus catches in the waters of Bagan Deli, North Sumatra. The data collection method used in this study was a field survey, then the data were analyzed using the t-test with SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) with Dependent sample t-test analysis. This study found 13 octopus fishing grounds. The results showed a significant difference (p
Baca Juga : GAMBARAN HISTOLOGI DAN MORFOLOGI JANTUNG GURITA (OCTOPUS SP.) DI PERAIRAN LAMPUUK, LHOKNGA, ACEH BESAR (Amalia Nabella, 2023)