Program studi magister kesehatan masyarakat fakultas kedokteran universitas syiah kuala tesis, 23 februari 2024 syamsul analisis faktor risiko terjadinya luka gangren pada penderita diabetes melitus di klinik hafidh kabupaten aceh besar tahun 2023 82 halaman + 14 tabel + 8 gambar + 9 lampiran abstrak latar belakang: data profil penyakit tidak menular (ptm) dinas kesehatan aceh, tercatat 116,318 orang yang menderita diabetes di tahun 2020 dan 8,564 orang atau 7,4% berada di kabupaten aceh besar. dari jumlah tersebut 65,1% atau 5,579 orang mendapatkan pengobatan standar di puskesmas. puskesmas kuta malaka menerima 1,161 orang penderita diabetes atau sebesar 13,4% dari total penderita diabetes yang berkunjung ke 28 puskesmas di aceh besar. tujuan: untuk mengetahui analisis faktor risiko terjadinya luka gangren pada penderita diabetes melitus di klinik hafidh kabupaten aceh besar tahun 2023. metode penelitian: penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif. desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. penelitian ini dilakukan di klinik hafidh kabupaten aceh besar. sampel dalam penelitian ini adalah pasien diabetes mellitus dengan luka gangren. teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel secara total sampling yaitu seluruh populasi menjadi sampel dalam penelitian ini. pengambilan data pada penelitian ini dilakukan dalam waktu 3 minggu. hasil: hasil penelitian menunjukan dari analisis regresi logistik menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara jenis kelamin (p = 0,000), aktifitas fisik (p = 0,000), pola makan (p = 0,001), obesitas (p = 0,049) dan peran keluarga (p = 0,008) terhadap kejadian risiko ganggren. faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap risiko ganggren adalah jenis kelamin dengan nilai or = 36,894, artinya pada penderita diabetes melitus yang berjenis kelamin laki-laki berisiko 36,894 kali mengalami risiko ganggren darri pada penderita yang berjenis kelamin perempuan. kesimpulan: kesimpulan yang didapat dalam penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara umur dengan risiko kejadian luka gangren sedangkan untuk variabel yang memiliki gubungan kejadian luka ganggren yaitu jenis kelamin, aktifitas fisik, pola makan, pengetahuan, obesitas, peran keluarga, psikologis, dan faktor dominan yang paling berpengaruh terhadap risiko kejadian luka gangren di klinik hafidh kabupaten aceh besar adalah jenis kelamin. kata kunci : risiko, ganggren, diabetes melitus daftar pustaka : 5 buku - 37 jurnal (2011-2024)
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS FAKTOR RISIKO TERJADINYA LUKA GANGREN PADA PENDERITA DIABETESMELITUS DI KLINIK HAFIDH KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2023. Banda Aceh Fakultas Magister Kesehatan Masyarakat,2024
Baca Juga : POLA DAN SENSITIVITAS BAKTERI PENYEBAB INFEKSI LUKA OPERASI (ILO) DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Muhammad Sidiq, 2015)
Abstract
MASTER OF PUBLIC HEALTH STUDY PROGRAM FACULTY OF MEDICINE, UNIVERSITAS SYIAH KUALA Thesis, February 23, 2024 Syamsul Risk Factors Analysis of Gangrene Wound among Diabetes Melitus Patients in Hafidh Clinic of Aceh Besar in 2023 82 Pages + 14 Tables + 8 Picture + 9 Appendices ABSTRACT Introduction: Based on data from the Aceh Health Agency, it was reported that 116.318 people suffered from diabetes mellitus in 2020, and precisely 8.564 people (7.4%) suffered from diabetes mellitus in the Aceh Besar Region. Out of 8.564 people who suffered from diabetes Mellitus, 65.1% of them (5.579 people) only accepted standard care in the Health Community Center. Expressly, Kuta Malaka Health Community Center accepted 1.161 diabetes patients or 13.4% of the total patients who went for treatment at 28 Community Health Centers in Aceh Besar. Objective: This research aimed to find a risk factor analysis of gangrene wounds among diabetes mellitus patients in the Hafidh Clinic of Aceh Besar Regency in 2023. Methodology: The method used in this research was a quantitative study. It used observational analytics with the cross-sectional approach. This research was conducted in the Hafidh Clinic of Aceh Besar Regency. The sample used in this research were diabetes mellitus patients with gangrene wounds. The sample of this research was chosen using total sampling, in which the entire population becomes the sample. Results: Based on the logistic regression analysis, it revealed that there was a significant difference in sex (p=0.000), physical activity (p=0.000), dietary habits (p=0.001), obesity (p=0.049), and family role (p=0.008) toward the gangrene risk. The most dominant factor influencing the risk of gangrene is gender, with OR=36.894; it means that male diabetes mellitus sufferers are 36,894 times more likely to experience gangrene than female sufferers. Conclusion: It was concluded that in this research, there was no correlation between age and the risk of gangrene wound occurrence. In addition, there was a correlation between the risk of gangrene wound occurrence towards gender, physical activity, dietary habits, knowledge, obesity, family role, and psychology. In specific, the most dominant factor that influenced the gangrene wound occurrence in Hafidh Clinic in Aceh Besar Regency was gender. Keywords : Risk, Gangrene, Diabetes Mellitus References : 5 books, 37 journals (2011-2024).