Komunikasi menjadi kebutuhan setiap orang, tidak terkecuali siswa yang berkebutuhan khusus seperti tunalaras. anak tunalaras merupakan anak dengan karakteristik seperti tidak mampu belajar yang bukan disebabkan faktor intelektual, tidak mampu membangun hubungan, bertingkah laku dan memiliki perasaan yang tidak pada tempatnya, dan bertendensi ke arah simptom fisik seperti merasa sakit dan ketakutan yang berlebihan. sehingga mereka dikucilkan oleh masyarakat. anak tunalaras perlu mendapatkan pembinaan karakter untuk memperbaiki hal ini. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hambatan komunikasi guru dan siswa tunalaras dalam proses pembinaan karakter. penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan informan menggunakan teknik purposive sampling. data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi. hasil penelitian menunjukkan upaya pembinaan karakter yang dilakukan diantaranya yaitu kegiatan olahraga, terapi, dan berkomunikasi secara interpersonal. berdasarkan hasil penelitian terdapat 3 hambatan yang terjadi pada proses pembinaan karakter siswa tunalaras, yaitu: (1) hambatan fisiologis yaitu karakteristik anak tunalaras itu sendiri dan rendahnya tingkat linieritas pendidikan guru dengan kompetensi belajar siswa, (2) hambatan semantik yaitu terjadinya perbedaan persepsi terhadap intonasi pesan yang disampaikan guru saat berkomunikasi dan (3) hambatan psikologis yaitu rendahnya kemampuan siswa tunalaras dalam mengendalikan emosi yang disebabkan buruknya komunikasi antara guru dan orang tua dalam proses pembinaan karakter. kata kunci: hambatan komunikasi, guru, anak tunalaras, pembinaan karakter
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HAMBATAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA GURU DAN SISWA TUNALARAS DALAM PROSES PEMBINAAN KARAKTER DI SLBS RESTU PERMATA BUNDA KABUPATEN BENER MERIAH. Banda Aceh Fakultas FISIPOL,2023
Baca Juga : KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA GURU DAN SISWA DALAM MEMBINA KEDISIPLINAN DI SMA NEGERI 1 BIREUEN (Martunis, 2014)
Abstract
Communication is a need for everyone, including students with special needs such as hearing impairments. Children with developmental disabilities are children with characteristics such as being unable to learn which is not caused by intellectual factors, being unable to build relationships, being interested in behavior and having inappropriate feelings, and a tendency towards physical symptoms such as feelings of pain and excessive fear. They are ostracized by society. Children with hearing impairments need to receive character training to improve this. This research aims to determine the communication barriers between teachers and students with hearing impairments in the character training process. This research is a qualitative descriptive research with informant retrieval techniques using purposive sampling techniques. Research data was obtained through in-depth interviews and observation. The research results show that the character training efforts carried out include sports activities, therapy and interpersonal communication. Based on the research results, there are 3 obstacles that occur in the process of character training for students with hearing impairments namely: (1) Physiological barriers, namely the characteristics of the deaf child himself and the low level of linearity of teacher education with student learning competence, (2) semantic barriers, namely differences in perception of the intonation of messages conveyed by teachers when communicating and (3) psychological barriers, namely low ability students with disabilities in controlling emotions caused by poor communication between teachers and parents in the character development process. Keywords: Communication barriers, Teachers, Children with disabilities, Character building