Mahasiswa merupakan kelompok yang rentan mengalami berbagai permasalahan kesehatan mental, tetapi enggan mencari bantuan profesional ketika memerlukan penanganan. minimnya upaya pencarian bantuan terjadi karena kurangnya literasi kesehatan mental, sehingga mempersulit proses penyembuhan dan berdampak pada pemilihan penanganan yang tidak tepat. literasi kesehatan mental penting untuk mengenali dan mencegah gangguan mental, membantu dalam mencari bantuan untuk diri sendiri maupun orang lain, serta untuk meningkatkan kesejahteraan mental. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan literasi kesehatan mental pada mahasiswa kesehatan dan non-kesehatan di banda aceh. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 62 mahasiswa yang dipilih dengan teknik accidental sampling. pengumpulan data menggunakan skala mental health literacy (mhl) (α=0.858). hasil analisis data menggunakan mann-whitney u-test yang menunjukkan nilai signifikansi (p)=0,397 (p>0,05). hasil tersebut menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan literasi kesehatan mental pada mahasiswa kesehatan dan nonkesehatan di banda aceh. kata kunci: literasi kesehatan mental, mahasiswa, banda aceh
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERBEDAAN LITERASI KESEHATAN MENTAL PADA MAHASISWA KESEHATAN DAN NON-KESEHATAN DI BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Kedokteran Psikologi,2023
Baca Juga : HUBUNGAN ANTARA LITERASI KESEHATAN MENTAL DENGAN MENTAL ILLNESS STIGMA PADA TENAGA KESEHATAN PUSKESMAS (ZAKIROH MUTAWAKKIL, 2021)
Abstract
Students are a group that is vulnerable to various mental health problems, but are reluctant to seek professional help when they need treatment. The lack of efforts to seek help occurs because of a lack of mental health literacy, so that every healing process has an impact on selecting inappropriate treatment. Mental health literacy is important for recognizing and preventing mental disorders, assisting in seeking help for oneself and others, and for improving mental well-being. This study aims to determine the differences of mental health literacy among health students and non-health students in Banda Aceh. This study used a quantitative approach involving 62 students selected using an accidental sampling technique. Collecting data using the Mental Health Literacy (MHL) scale (α=0.858). The results of data analysis using the Mann-Whitney u-test with a significance value (p)=0.397 (p> 0.05). These results indicate that there are no differences of mental health literacy among health students and non-health students in Banda Aceh. Keywords: Mental Health Literacy, Students, Banda Aceh
Baca Juga : HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENDAPATAN ORANG TUA DENGAN LITERASI KESEHATAN PADA AGREGAT ANAK USIA SEKOLAH DI ACEH BESAR (Alvia Turrahmi, 2025)