abstrak fani yurnalis 2022 wanprestasi dalam perjanjian kredit modal kerja usaha mikro kecil dan menengah (umkm) jasa konstruksi pada bank perkreditan rakyat lubuk raya mandiri di kota padang fakultas hukum universitas syiah kuala (vi, 109) pp., bibl., app., tabl. indra kesuma hadi, s.h., m.h. berdasarkan pasal 13 huruf (b) undang-undang nomor 10 tahun 1998 tentang perubahan atas undang-undang nomor 7 tahun 1992 tentang perbankan (uu perbankan) menyebutkan bahwa usaha bank perkreditan rakyat yaitu memberikan kredit. pasal 2 uu perbankan juga menyebutkan bahwa bank dalam menjalankan usahanya harus berdasarkan prinsip kehati-hatian. setiap pemberian kredit yang dilakukan oleh bank selalu mengandung risiko. salah satu risiko yang dapat dialami bank yaitu, kredit yang diberikan mengalami kemacetan dalam pengembalian kredit. pada bpr lubuk raya mandiri terdapat 2 (dua) nasabah debitur kredit modal kerja yang mengalami kredit macet pada tahun 2018 s.d 2020. tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan pelaksanaan pemberian kredit modal kerja, faktor penyebab terjadinya wanprestasi kredit modal kerja dan upaya penyelesaian wanprestasi kredit modal kerja pada bpr lubuk raya mandiri. metode penelitian dilakukan secara yuridis empiris. data yang diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan lapangan. penelitian kepustakaan dilakukan melalui buku-buku, jurnal hukum, artikel, karya ilmiah dan peraturan perundangundang, sedangkan penelitian lapangan dilakukan dengan mewawancarai responden dan informan. analisa data dilakukan secara kualitatif. hasil penelitian ini diketahui bahwa bpr lubuk raya mandiri dalam pemberian kredit secara umum telah berjalan dengan baik, berdasarkan dari jumlah penerima kredit modal kerja pada tahun 2018 s.d 2020 sebanyak 136 nasabah hanya 2 (dua) nasabah yang mengalami kredit macet modal kerja dengan persentase 1.47%. terjadinya kredit macet yang disebabkan oleh faktor eksternal yaitu tidak ada itikad baik dari nasabah untuk membayar utang dan kurangnya kemampuan nasabah dalam mengelola usahanya. sedangkan faktor internal yaitu pihak bank kurang teliti dan kurang cermat dalam prosedur analisa kredit dan kurangnya pengawasan terhadap nasabah yang lokasi usahanya berada di luar wilayah kerja bank. upaya penyelesaian wanprestasi yang dilakukan bpr lubuk raya mandiri terhadap kredit bermasalah yaitu dengan melakukan restrukturisasi kredit. terhadap kredit macet upaya yang dilakukan yaitu dengan mengambilalih agunan dan/atau penghapusbukuan. disarankan kepada bprlubuk raya mandiri, harus lebih cermat dan teliti dalam analisa permohonan kredit serta perlu mempertimbangkan lokasi usaha calon nasabah terutama bagi calon nasabah di luar wilayah kerja bank. disarankan kepada nasabah debitur untuk memiliki itikad baik dan bertanggung jawab dalam menjalankan kewajibannya untuk melunasi utang sesuai dengan yang telah diperjanjikan. i
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN KREDIT MODAL KERJA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) JASA KONSTRUKSI PADA BANK PERKREDITAN RAKYAT LUBUK RAYA MANDIRI DI KOTA PADANG. Banda Aceh Fakultas Hukum,2022
Baca Juga : DETERMINASI YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI KOTA BANDA ACEH (Munazahtur Rahmazani, 2023)
Abstract
-