Uji zona hambat ekstrak etanol buah sawo manila (manilkara zapota l.) terhadap pertumbuhan bakteri escherichia coli dan staphylococcus aureus telah dilakukan. hasil karakterisasi simplisia buah sawo manila diperoleh kadar air sebesar 4,11%, kadar abu total 1,74%, kadar sari larut air 35,8% dan kadar sari larut etanol 31,26%. hasil karakterisasi ekstrak etanol buah sawo manila diperoleh kadar air sebesar 21,31%, kadar abu total 1,96%, kadar sari larut air 56,4% dan kadar sari larut etanol 50,76%. uji fitokimia menunjukkan ekstrak etanol buah sawo manila mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, triterpenoid dan saponin. hasil uji aktivitas antibakteri menunjukkan ekstrak etanol buah sawo manila memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri e. coli dan s. aureus. zona hambat terbesar terhadap bakteri e. coli pada konsentrasi 5% yaitu 8,68 mm dan zona hambat terbesar terhadap bakteri s. aureus pada konsentrasi 20% yaitu 14,13 mm. kata kunci: ekstrak etanol buah sawo manila, manilkara zapota l., escherichia coli, staphylococcus aureus.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
UJI ZONA HAMBAT EKSTRAK ETANOL BUAH SAWO MANILA (MANILKARA ZAPOTA L) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI DAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS. Banda Aceh FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2018
Baca Juga : UJI AKTIVITAS ANTIMIKROBA EKSTRAK ETANOL RIMPANG JERINGAU (ACORUS CALAMUS L.) TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS DAN ESCHERICHIA COLI (Ramadayani Fitri, 2022)
Abstract
Baca Juga : UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERIAL EKSTRAK METANOL DARI TUMBUHAN KAMBOJA MERAH (PLUMERIA ROCEA) (Nizar Mauliza, 2014)