Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   
Tiara , GAYA BUSANA ADAT PENGANTIN TAMIANG DALAM UPACARA PERKAWINAN DI DESA KEBUN TANAH TERBAN KECAMATAN KARANG BARU ACEH TAMIANG. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016

Abstrak tiara. 2016. gaya busana adat pengantin tamiang dalam upacara perkawinan di desa kebun tanah terban kecamatan karang baru aceh tamiang. skripsi, jurusan pendidikan kesejahteraan keluarga, fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, universitas syiah kuala. pembimbing: (1) dra. nurhayati, sy., (2) dra. aya sophiana. kata kunci: gaya busana adat, pengantin tamiang, desa kebun tanah terban penelitian yang berjudul “gaya busana adat pengantin tamiang dalam upacara perkawinan di desa kebun tanah terban kecamatan karang baru aceh tamiang” bertujuan untuk mengetahui busana pengantin tamiang saat ini dan jenis-jenis busana adat pengantin tamiang yang sebenarnya dalam upacara perkawinan di desa kebun tanah terban serta pendapat para tokoh adat tentang gaya busana adat pengantin dalam acara perkawinan saat ini. metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang bersifat naturalistik, dengan delapan orang subjek penelitian yang terdiri dari dua orang tokoh masyarakat, dua orang perias pengantin, dan empat orang masyarakat desa kebun tanah terban yang pernah melaksanakan upacara perkawinan dan satu orang tokoh adat sebagai informan. pengumpulan data diperoleh dengan melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi. teknik pemilihan subjek dilakukan secara purposive sampling. hasil penelitian menunjukkan busana adat pengantin tamiang yang saat ini digunakan oleh masyarakat desa kebun tanah terban telah mengalami modifikasi karena beberapa perubahan, seperti perubahan pada warna bahan pakaian dari kuning menjadi merah, penggunaan detar menjadi tengkulok, penggunaan sanggul sisir sederhana menjadi sanggul goyang, perubahan motif serati dari motif bulan sabit dan bintang menjadi motif bunga melati, dan penambahan pemakaian labong atau tutup kepala. busana adat pengantin tamiang hanya terdiri dari satu macam model. tokoh adat berpendapat bahwa perubahan kebiasaan masyarakat desa kebun tanah terban pada upacara perkawinan saat ini merupakan suatu langkah mundur dalam pelestarian busana adat pengantin tamiang di tengah pengaruh kehidupan masyarakat multietnis di desa kebun tanah terban kecamatan karang baru. disarankan agar ada tindak lanjut dari pemerintah, para pemuka adat dan tokoh masyarakat kabupaten aceh tamiang untuk memberikan edukasi tentang adat dan budaya asli etnis tamiang secara komprehensif kepada masyarakat kabupaten aceh tamiang, khususnya masyarakat desa kebun tanah terban yang multietnis.



Abstract



    SERVICES DESK